PCNU Kendal Gelar Pembinaan Organisasi, Bupati Tegaskan Pentingnya Peran NU
KENDAL, ISR — Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Kendal menggelar kegiatan silaturahmi dan pembinaan organisasi di Gedung DPRD Kabupaten Kendal, Kamis (25/12/2025). Kegiatan ini menjadi forum konsolidasi struktural guna memperkuat tata kelola organisasi serta meningkatkan khidmat NU di seluruh tingkatan kepengurusan.
Silaturahmi tersebut diikuti oleh perwakilan lembaga dan badan khusus (BK), badan otonom (Banom), serta Majelis Wakil Cabang (MWC) NU se-Kabupaten Kendal. Setiap lembaga dan BK diwakili tiga orang, Banom lima orang, sementara MWC dihadiri lima pengurus inti, yakni Rais, Katib, Ketua, Sekretaris, dan Bendahara.
Sejumlah tokoh turut hadir dalam kegiatan ini, di antaranya Ketua PWNU Jawa Tengah KH. Abdul Ghaffar Rozin, Bupati Kendal Hj. Dyah Kartika Permanasari, S.E., M.M., serta Ketua DPRD Kabupaten Kendal Mahfud Sodiq. Kehadiran para tokoh tersebut menegaskan pentingnya sinergi antara NU dan pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas sosial, keagamaan, dan kebangsaan di Kabupaten Kendal.

Dalam sambutannya, Ketua PWNU Jawa Tengah KH. Abdul Ghaffar Rozin menegaskan bahwa pembinaan organisasi merupakan kunci utama dalam menjaga soliditas jam’iyyah NU. Ia mengingatkan seluruh struktur NU agar senantiasa tertib aturan, disiplin administrasi, dan konsisten menjalankan peran keummatan di tengah masyarakat.
Sementara itu, Bupati Kendal Hj. Dyah Kartika Permanasari menyampaikan apresiasi atas kontribusi Nahdlatul Ulama dalam pembangunan daerah. Menurutnya, NU selama ini berperan aktif dalam menjaga harmoni sosial dan memperkuat nilai-nilai kebangsaan, sehingga pemerintah daerah siap terus bersinergi dengan berbagai program NU.
Pada agenda inti, PCNU Kendal melalui Dr. KH. Mustamsikin, M.Si. menyampaikan sosialisasi hasil Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama PBNU 2025, Keputusan Konferensi Besar (Kombes) PBNU 2025, serta pesan-pesan Musyawarah Kubro Lirboyo. Ia juga menekankan pentingnya program Digdaya Administrasi sebagai upaya penataan administrasi dan legalitas organisasi secara berjenjang.
“Keputusan Munas Alim Ulama dan Kombes PBNU harus menjadi pedoman bersama. Program Digdaya Administrasi penting agar NU tertib secara struktural, rapi dalam administrasi, dan tetap berpegang pada tradisi keilmuan pesantren,” ujar KH. Mustamsikin.
Melalui kegiatan ini, PCNU Kabupaten Kendal berharap terbangun kesamaan pemahaman terhadap kebijakan organisasi, meningkatnya disiplin administrasi, serta semakin kuatnya peran NU dalam kehidupan keummatan dan kebangsaan di Kabupaten Kendal.
