Pesantren Holiday Lazismu Kota Magelang Selalu Diserbu Peserta, Liburan Sekolah Jadi Lebih Bermakna
MAGELANG, ISR – Liburan sekolah menjadi momen yang ditunggu anak-anak. Namun, tidak sedikit orang tua yang bingung memilih kegiatan yang bermanfaat bagi putra-putrinya. Melihat kebutuhan tersebut, Lazismu Kota Magelang kembali menghadirkan Pesantren Holiday, program edukatif yang selalu mendapat antusiasme tinggi setiap masa liburan.
Tahun ini, Pesantren Holiday Lazismu Kota Magelang memasuki penyelenggaraan yang ke-11. Kegiatan berlangsung selama tiga hari, mulai 1–3 Juli 2026, di SMP Muhammadiyah 1 Alternatif (Mutual) Kota Magelang. Puluhan peserta mengikuti berbagai aktivitas yang memadukan pembelajaran, permainan, dan pembentukan karakter.
Jawaban bagi Orang Tua Saat Liburan Sekolah
Manajer Lazismu Kota Magelang, Fury Fariansyah, mengatakan program tersebut lahir dari kepedulian Lazismu terhadap kebutuhan keluarga saat musim liburan.
“Liburan sering membuat orang tua bingung mencari kegiatan yang positif untuk anak. Melalui Pesantren Holiday, kami ingin menghadirkan ruang belajar yang menyenangkan sekaligus membangun karakter mereka,” ujarnya.
Menurut Fury, Lazismu tidak hanya bergerak dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah. Lembaga ini juga mengembangkan dakwah melalui kegiatan yang menyentuh langsung masyarakat, termasuk anak-anak.
Ia menjelaskan, Lazismu menggandeng relawan dakwah dan Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) untuk menghadirkan kegiatan yang kreatif, edukatif, dan sesuai dengan dunia anak.
Tanamkan Semangat Berbagi Sejak Dini
Selain mengisi liburan, Lazismu juga mengajarkan pentingnya kepedulian sosial. Karena itu, setiap peserta menerima Kaleng Filantropi Cilik (KFC) sebagai media belajar berinfak di rumah.
“Kami ingin menanamkan kebiasaan berbagi sejak usia dini. Nantinya, kaleng itu kami ambil setiap dua bulan sekali. Harapannya, anak-anak tumbuh menjadi pribadi yang peduli terhadap sesama,” jelas Fury.
Belajar Sambil Bermain
Selama tiga hari, peserta mengikuti beragam kegiatan yang dirancang menyenangkan. Mereka mengikuti motivasi dengan konsep fun game, cooking class, membatik, tahfidz field trip, dongeng Islami, outbound, edukasi mitigasi bencana, hingga pentas seni.
Panitia juga membiasakan peserta hidup mandiri. Anak-anak membersihkan tempat makan setelah digunakan. Selain itu, mereka rutin melaksanakan murajaah setiap selesai salat fardu.
Suasana belajar yang santai membuat peserta menikmati setiap rangkaian kegiatan tanpa merasa sedang mengikuti proses pembelajaran formal.
Peserta Ingin Ikut Lagi
Salah satu peserta, Sultan, mengaku senang mengikuti Pesantren Holiday. Menurutnya, seluruh kegiatan terasa seru karena dipadukan dengan permainan dan kunjungan ke berbagai lokasi.
“Kemarin kami ke Museum Diponegoro dan ke lapangan Rindam. Kami juga sempat jajan bersama. Seru sekali. Besok kalau ada lagi saya ingin ikut,” katanya dengan antusias.
Melalui Pesantren Holiday, Lazismu Kota Magelang berharap anak-anak tidak hanya mengisi liburan dengan kegiatan yang menyenangkan, tetapi juga membawa pulang pengalaman berharga, karakter yang lebih baik, serta semangat berbagi kepada sesama.
