Kebakaran Terjadi di PT LBM KIK Kendal, Begini Kronologi dan Penanganannya

KENDAL, ISR – Kebakaran terjadi di PT LBM Energi Baru Indonesia yang berlokasi di Kawasan Industri Kendal (KIK), Desa Wonorejo, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kendal, pada Sabtu (17/1/2026) sore. Api diketahui muncul dari lantai atas gedung baru (Fase 2) perusahaan tersebut.

Peristiwa ini pertama kali terdeteksi sekitar pukul 17.54 WIB, setelah sebelumnya Polsek Kaliwungu menerima informasi awal kebakaran pada kisaran pukul 17.45 WIB. Petugas kepolisian bersama tim pemadam kebakaran langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian.

Kobaran api muncul di area lantai dua gedung belakang, sehingga memicu respons cepat dari Tim Fire Safety Kawasan Industri Kendal (KIK). Untuk memastikan api tidak meluas, bantuan tambahan dikerahkan dari:

  • Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Kendal
  • Damkar Kecamatan Kaliwungu

Berkat kerja sama lintas instansi, api berhasil dipadamkan dan situasi di lokasi dapat dikendalikan.

Laporan Awal Insiden Kebakaran

Berdasarkan Laporan Awal (Initial Report) Insiden Kebakaran yang disampaikan kepada Manajemen PT Kawasan Industri Kendal (KIK) dan pihak terkait, disebutkan:

  • Lokasi: Lantai Atas Gedung Baru PT LBM (Fase 2)
  • Waktu Terdeteksi: 17.54 WIB
  • Objek: Gedung Baru (Area Atas)
  • Kondisi Terkini: Api sudah padam

Dalam laporan tersebut ditegaskan bahwa tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian ini. Saat ini, area terdampak kebakaran masih dalam proses pengamanan ketat guna mencegah potensi api muncul kembali.

“Penyebab kebakaran masih dalam tahap penyelidikan awal. Laporan detail dan kronologi lengkap akan disampaikan setelah situasi dinyatakan benar-benar aman,” demikian keterangan dalam laporan awal tersebut.

Penyelidikan Masih Berlangsung

Sementara itu, Polsek Kaliwungu berkoordinasi dengan Unit Identifikasi Polres Kendal untuk menelusuri penyebab pasti kebakaran. Sejumlah saksi yang berada di sekitar lokasi kejadian juga telah dimintai keterangan.

Hingga berita ini diturunkan, pihak PT LBM Energi Baru Indonesia belum dapat menaksir kerugian materiil akibat insiden tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Dilarang keras mengambil konten!