Karnaval Kemerdekaan Weleri, HUT RI ke-81, Weleri Kendal, Seni Budaya Kendal
Karnaval Kemerdekaan Weleri, HUT RI ke-81, Weleri Kendal, Seni Budaya Kendal

Karnaval Kemerdekaan RI ke-81 di Weleri Meriah, 28 Kontingen Tampilkan Ragam Seni Budaya

KENDAL, ISR – Karnaval Kemerdekaan RI ke-81 Kabupaten Kendal berlangsung meriah di sepanjang Jalan Soekarno-Hatta, Kecamatan Weleri, Sabtu (22/8/2026). Sebanyak 28 kontingen ikut ambil bagian dan menampilkan beragam kesenian serta kreativitas masyarakat.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 13.00 WIB itu menghadirkan suasana semarak. Berbagai kesenian tradisional seperti barongan, reog, kuda lumping, jathilan, kuntulan, hingga tari ikut mewarnai jalannya karnaval.

Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari bersama Wakil Bupati Benny Karnadi turut hadir dalam kegiatan tersebut. Kapolres Kendal AKBP Ratna Quratul Ainy dan Dandim 0715/Kendal Letkol Inf Ade Sohali juga hadir bersama jajaran Forkopimda dan Forkopimcam.

Selain unsur pemerintahan, kegiatan tersebut juga melibatkan tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, pelaku usaha, sekolah, komunitas seni, serta panitia HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Karnaval Kemerdekaan Jadi Ruang Kebersamaan

Rangkaian acara diawali penampilan Adreena Aisyah Shanum, penyanyi cilik asal Kendal yang merupakan siswi SD IT Robani Kendal.

Setelah itu, Bupati Kendal menyampaikan sambutan di hadapan peserta dan masyarakat yang mengikuti kegiatan.

Dyah Kartika Permanasari mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia dan masyarakat yang ikut menyukseskan acara tersebut.

Ia berharap Karnaval Kemerdekaan RI ke-81 dapat berjalan aman dan lancar serta membawa keberkahan bagi masyarakat.

Menurutnya, para pejuang telah merebut kemerdekaan dengan pengorbanan besar. Karena itu, masyarakat dapat mengisi kemerdekaan melalui kegiatan yang membangun kebersamaan.

“Kemerdekaan diraih oleh pejuang bangsa dengan seluruh jiwa raganya. Hari ini kita memeriahkan kemerdekaan dengan karnaval sebanyak 28 kontingen dengan semangat kebersamaan dan kegotongroyongan untuk menjadi satu,” ujar Dyah.

28 Kontingen Tampilkan Kesenian Daerah

Setelah sambutan, rombongan peserta mulai mengikuti karnaval. Barisan awal menampilkan Bupati dan Wakil Bupati Kendal, defile Forkopimda dan Forkopimcam, Paguyuban Kepala Desa se-Kecamatan Weleri, Sakha Bahurekso, foreyder, serta Paskibra.

Peserta kemudian melanjutkan pawai dengan berbagai pertunjukan seni dari sejumlah kecamatan di Kabupaten Kendal.

Kontingen yang ikut antara lain LP Ma’arif NU Weleri, Korwilcam Bidang Pendidikan Kecamatan Weleri, SMP Muhammadiyah 1 Weleri, Permadhani Kendal, Singo Barong Krido Budoyo, Sanggar Gendhis, dan Barongsai Lentera Suci.

Cinta Production dan Tongprek atau New Marcing Band dari Dewan Kesenian Plantungan juga ikut memeriahkan karnaval.

Sejumlah kelompok seni lainnya menampilkan Lais dan Barongan Ganeswari dari Dewan Kesenian Pegandon, Kuda Lumping Wahyu Putro Budoyo dari Pageruyung, serta Dawangan dan Barongan Turonggo Mudho dari Gemuh.

Dewan Kesenian Weleri turut menampilkan Barongan dan Reog Wahyu Budoyo. Sementara itu, Kuda Kepang Tri Taruno Budoyo mewakili Patean.

Peserta lain datang dari berbagai kecamatan dengan penampilan Idakep dan Barongan Manunggal Simo Laras dari Cepiring, Warokan Putri Turonggo Tri Ngudi Utomo dari Singorojo, Jathilan Turonggo Mudo dari Limbangan, serta Barongan Restu Budoyo dari Rowosari.

Dewan Kesenian Boja menghadirkan Tari Gedrug dan Kuda Lumping Tri Gumolong. Dari Kangkung tampil Reog dan Ganong Singo Wahyu Budoyo.

Kemeriahan semakin beragam dengan penampilan Drumplek Kresendo dari Kaliwungu, Barongan Mekarsari dari Brangsong, Dramatari Sasana Krida Manunggal dari Patebon, serta Warok Singobarong Turonggo Putro dari Ringinarum.

Kontingen berikutnya menampilkan Tong-Tong Prek dan Tari Sukoreno dari Dewan Kesenian Kendal, Barongan Siswo Budoyo dari Ngampel, serta Tari Syufi dari Kaliwungu Selatan.

Bintang Tamu Turut Meriahkan Karnaval

Selain 28 kontingen, panitia juga menghadirkan bintang tamu Marching Band dari PIP Semarang.

Ragam pertunjukan tersebut membuat Karnaval Kemerdekaan RI ke-81 tidak sekadar menjadi pawai. Kegiatan ini juga menjadi ruang bagi masyarakat untuk memperkenalkan dan menjaga kesenian daerah.

Semangat gotong royong terlihat dari keterlibatan berbagai unsur dalam kegiatan. Pemerintah, komunitas seni, sekolah, organisasi masyarakat, hingga warga ikut mengambil peran dalam memeriahkan peringatan kemerdekaan.

Melalui karnaval tersebut, semangat kemerdekaan tidak hanya hadir dalam bentuk perayaan. Masyarakat Kendal juga menunjukkan bahwa keberagaman budaya dapat menjadi kekuatan untuk mempererat persatuan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Dilarang keras mengambil konten!