Karnaval Boja 2026 Meriah, SMA Negeri 1 Boja Bawa Pesan Borneo Membara
KENDAL, ISR – Karnaval Boja 2026 berlangsung meriah di Kecamatan Boja, Kabupaten Kendal, Minggu (23/8/2026). Ribuan warga memadati jalan untuk menyaksikan perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Peserta Karnaval Boja 2026 berasal dari berbagai jenjang, mulai TK hingga masyarakat umum. Puluhan kontingen menampilkan atraksi, kesenian, kostum, dan berbagai kreativitas.
Iring-iringan peserta mendapat sambutan meriah dari warga Boja dan masyarakat dari wilayah sekitar. Mereka memenuhi sejumlah titik di sepanjang jalur karnaval sejak pagi hingga sore.
SMA Negeri 1 Boja Bawa Pesan Borneo Membara
Salah satu penampilan yang mencuri perhatian datang dari kontingen SMA Negeri 1 Boja.
Sekolah tersebut mengangkat tema “Borneo Membara” sebagai pesan kepedulian terhadap bencana kebakaran yang terjadi di sejumlah wilayah Indonesia.
Kontingen SMA Negeri 1 Boja menghadirkan maskot orang utan yang menggambarkan satwa yang terancam akibat kerusakan hutan.
Tarian khas Kalimantan turut mengiringi penampilan tersebut. Peserta juga membawa replika aktivitas penebangan liar dan perusakan hutan.
Penampilan itu tidak sekadar menjadi tontonan. SMA Negeri 1 Boja ingin mengajak masyarakat ikut peduli terhadap persoalan lingkungan dan bencana yang terjadi di daerah lain.
Kepala SMA Negeri 1 Boja, Nurhadi, yang turut mengikuti karnaval mengatakan pihaknya ingin menyampaikan pesan moral melalui penampilan tersebut.
“Bagaimana kita sampaikan pesan moral untuk ikut prihatin dengan bencana yang terjadi. Dalam peringatan ini tidak hanya sebuah kegembiraan saja, tetapi perlu mengingat bahwa di wilayah lain berduka,” pesan Nurhadi.
Angkat Budaya dan Kreativitas Lokal
Selain SMA Negeri 1 Boja, berbagai kontingen lain juga menampilkan tema yang tidak kalah menarik.
Sejumlah peserta mengangkat keindahan laut dan kekayaan alam Indonesia. Peserta lainnya menampilkan berbagai kesenian khas Kendal.
Kostum dan atraksi yang mereka tampilkan menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat. Kreativitas peserta juga membuat suasana karnaval semakin semarak.
Karnaval tersebut berlangsung sekitar pukul 09.00 hingga 19.00 WIB. Ribuan warga terus mengikuti dan menyaksikan berbagai penampilan kontingen.
Bupati Kendal Ajak Warga Lestarikan Budaya
Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari turut hadir menyaksikan kemeriahan karnaval. Ia didampingi Ketua KNPI Kabupaten Kendal Nattaya Kenenza.
Bupati mengapresiasi antusiasme masyarakat dan kreativitas para peserta. Menurutnya, kegiatan seperti karnaval dapat menjadi ruang untuk memperkenalkan kekayaan budaya kepada generasi muda.
Ia juga mengajak masyarakat terus menjaga kesenian lokal agar tetap berkembang di tengah masuknya berbagai budaya dari luar.
“Harapannya agar para warga terus melestarikan kebudayaan atau kesenian-kesenian lokal agar tidak tergerus budaya atau kesenian dari luar yang masuk dan memengaruhi kebudayaan asli daerah kita,” pesan Dyah Kartika Permanasari.
Karnaval Jadi Ruang Edukasi
Karnaval Boja tahun ini tidak hanya menghadirkan kemeriahan perayaan kemerdekaan.
Berbagai tema yang dibawa peserta menunjukkan bahwa karnaval juga dapat menjadi media menyampaikan pesan kepada masyarakat.
Tema “Borneo Membara” dari SMA Negeri 1 Boja menjadi salah satu contohnya. Melalui seni dan kreativitas, para peserta mengajak masyarakat tetap peduli terhadap lingkungan dan saudara-saudara yang menghadapi bencana.
Di sisi lain, penampilan kesenian tradisional juga memperkuat pesan tentang pentingnya menjaga budaya lokal.
Karnaval Boja akhirnya menjadi ruang bertemunya hiburan, kreativitas, kepedulian sosial, dan pelestarian budaya dalam semangat HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
