Kapolres Kendal Temui FKUB, Perkuat Kerukunan dan Sinergi Lintas Agama
KENDAL, ISR – Kapolres Kendal temui FKUB Kabupaten Kendal untuk memperkuat komunikasi dan sinergi dalam menjaga kerukunan umat beragama. Pertemuan tersebut berlangsung di kediaman Ketua FKUB Kendal, Rabu (12/8/2026).
Kapolres Kendal temui FKUB bersama jajaran Pejabat Utama Polres Kendal. Pertemuan ini menjadi bagian dari langkah awal AKBP Ratna Quratul Ainy, S.I.K., M.Si. membangun komunikasi dengan tokoh agama dan masyarakat setelah menjalankan tugas sebagai Kapolres Kendal.
Dalam pertemuan tersebut, hadir tokoh lintas agama yang mewakili Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Konghucu. Kehadiran mereka menunjukkan pentingnya komunikasi bersama dalam menjaga suasana Kendal tetap aman, damai, dan harmonis.
FKUB Kendal Perkuat Komunikasi Lintas Agama
Ketua FKUB Kabupaten Kendal, KH Sajidin Nor, M.Pd., mengatakan FKUB terus menjalankan kegiatan untuk memperkuat persaudaraan dan komunikasi antarumat beragama.
Ia menyebut FKUB tetap aktif meskipun pada 2026 tidak memperoleh dukungan anggaran kegiatan. Salah satu kegiatan yang berjalan yakni ngopi bareng bersama pengurus dan tokoh masyarakat.
“Tahun 2026 tidak ada anggaran, tetapi kita tetap memiliki kegiatan, yaitu ngopi bareng. Kegiatan ini kami isi dengan penguatan dan konsolidasi di rumah-rumah pengurus,” ujar KH Sajidin.
Menurutnya, pertemuan informal seperti itu dapat membuka komunikasi yang lebih dekat. Tokoh lintas agama juga bisa membahas berbagai persoalan masyarakat secara lebih cair.
“Keberagaman harus kita jaga bersama agar tercipta ketenteraman, kenyamanan dan keharmonisan masyarakat Kendal. Kerukunan tidak bisa hanya dibebankan kepada satu pihak,” tegasnya.
Kapolres Kendal Buka Ruang Aspirasi
Sementara itu, Kapolres Kendal AKBP Ratna Quratul Ainy mengatakan kunjungan tersebut menjadi kesempatan untuk memperkenalkan diri sekaligus membangun hubungan dengan para tokoh agama.
“Saya sebagai warga baru harus mengunjungi dan memperkenalkan diri, sehingga saya bisa menjadi bagian dari Kendal. Harapannya, dapat bersama-sama menciptakan keamanan, kerukunan dan keharmonisan masyarakat,” ungkap AKBP Ratna.
Ia menegaskan bahwa kepolisian membutuhkan dukungan berbagai elemen masyarakat. Tokoh agama juga memiliki peran penting dalam menyampaikan pesan kedamaian, toleransi, dan persaudaraan.
“Kami juga terbuka terhadap aspirasi masyarakat,” katanya.
Sinergi untuk Menjaga Kendal
Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Para peserta berdialog mengenai pentingnya menjaga stabilitas sosial serta memperkuat toleransi di tengah masyarakat.
FKUB dan Polres Kendal sama-sama memiliki peran dalam menjaga suasana daerah tetap kondusif. Kolaborasi antara aparat, tokoh agama, dan masyarakat menjadi modal penting untuk menghadapi dinamika sosial.
Bagi Kendal, kerukunan bukan sekadar slogan. Kerukunan tumbuh melalui komunikasi, silaturahmi, dan kemauan untuk saling menghormati di tengah perbedaan.
