Gudang Petasan di Kendal Meledak, 1 Pekerja Luka Serius
KENDAL, ISR – Gudang petasan meledak di Dusun Ngloyo, Desa Trimulyo, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Kendal, Rabu (18/2/2026) sekitar pukul 09.00 WIB. Ledakan dari gudang tersebut mengagetkan warga sekitar dan memicu kepanikan karena asap tebal membumbung tinggi dari lokasi kejadian.
Ledakan keras berasal dari rumah yang pemiliknya gunakan sebagai tempat produksi sekaligus penyimpanan petasan. Warga langsung berhamburan keluar rumah setelah mendengar dentuman kuat yang mengguncang area permukiman.
Satu Pekerja Terluka Parah
Dalam peristiwa ledakan Gudabg tersebut, Dio Faras (21), warga Desa Damarjati, mengalami luka serius. Ia menderita luka bakar dan patah tulang kaki kiri akibat kuatnya daya ledak. Petugas segera mengevakuasi korban ke Rumah Sakit Islam Muhammadiyah 2 Patean untuk menjalani perawatan intensif.
Tim medis langsung memberikan penanganan darurat guna mencegah kondisi korban memburuk. Hingga kini, korban masih menjalani observasi karena mengalami trauma fisik cukup berat.
Polisi Selidiki Legalitas Gudang
Rumah yang difungsikan sebagai gudang dan tempat produksi itu diketahui milik Yoga Arsyadana. Polisi kini mendalami dugaan produksi petasan dalam jumlah besar tanpa izin resmi. Aparat memeriksa legalitas usaha, izin penyimpanan bahan peledak, serta standar keselamatan kerja di lokasi tersebut.
Selain itu, penyidik meminta keterangan sejumlah saksi yang berada di sekitar tempat kejadian perkara. Polisi ingin memastikan penyebab pasti ledakan, termasuk kemungkinan kelalaian dalam proses peracikan bahan petasan.
Warga Khawatir Kejadian Terulang
Warga sekitar mengaku cemas karena aktivitas produksi petasan berlangsung di lingkungan permukiman padat. Mereka khawatir ledakan susulan bisa terjadi jika masih ada sisa bahan peledak yang tersimpan.
Polisi mengimbau masyarakat agar tidak memproduksi maupun menyimpan petasan secara ilegal. Aktivitas tersebut tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga membahayakan keselamatan banyak orang. Aparat menegaskan akan menindak tegas pelanggaran serupa demi menjaga keamanan wilayah Kendal tetap kondusif.
Saat ini, polisi masih terus menyelidiki kasus ledakan Gudabg tersebut untuk menentukan langkah hukum selanjutnya.
