Detik-detik Menegangkan Rumah Petani di Kendal Terbakar Saat Pemiliknya Terlelap Tidur
Kendal, ISR – Warga Dukuh Balongan, Desa Sumbersari, Kecamatan Ngampel, Kabupaten Kendal mendadak gempar pada Sabtu, 6 Juni 2026 sore. Mereka menyaksikan detik-detik menegangkan rumah petani di Kendal terbakar saat pemiliknya terlelap tidur di dalam kamar tanpa menyadari bahaya yang mengancam nyawanya.
​Beruntung, warga bergerak cepat menerobos kepulan asap untuk membangunkan pemilik rumah bernama Paozan (55), yang sehari-hari bekerja sebagai petani. Paozan selamat tanpa luka, namun amukan jago merah menghanguskan bangunan bagian belakang rumahnya yang bermaterial kayu.
​Kronologi Kejadian: Saksi Gedor Pintu Rumah
​Sulami (60), tetangga sebelah rumah korban, menjadi orang pertama yang mengetahui peristiwa kebakaran ini sekira pukul 15.00 WIB. Saat keluar rumah, ia melihat kepulan asap hitam pekat membubung tinggi dari arah dapur Paozan.
​Seketika itu juga, Sulami berteriak histeris meminta pertolongan warga sekitar. Mendengar teriakan tersebut, Nur Saidin (50) langsung berlari menuju lokasi kejadian.
​Sadar bahwa Paozan masih berada di dalam, Nur Saidin segera menggedor pintu depan dengan keras hingga korban terbangun. Warga kemudian langsung mengevakuasi korban yang masih syok ke tempat yang aman.
​Warga dan Petugas DAMKAR Gotong Royong Padamkan Api
​Begitu menyelamatkan korban, warga sekitar langsung bahu-membahu menjinakkan kobaran api dengan peralatan seadanya. Di saat yang sama, seorang warga bernama Nursaid segera meneruskan informasi darurat ini ke Polsek Pegandon dan petugas DAMKAR Kabupaten Kendal.
​Satu unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi tidak lama kemudian dan langsung melokalisir area. Setelah berjuang selama kurang lebih satu jam, petugas dan warga akhirnya berhasil memadamkan kobaran api secara total pada pukul 16.00 WIB, sehingga tidak merembet ke bangunan utama.

​Hubungan Arus Pendek Diduga Jadi Pemicu
​Petugas menduga kuat hubungan arus pendek atau korsleting listrik pada instalasi dapur menjadi pemicu utama musibah ini. Hal tersebut mengacu pada hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) awal serta keterangan dari korban dan para saksi.
​Meski insiden menegangkan ini tidak memakan korban jiwa maupun luka, Paozan harus menelan kerugian materiil yang cukup besar. Ia memperkirakan total kerugian akibat amukan api mencapai kurang lebih Rp50.000.000. Saat ini, Polsek Pegandon masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut terkait peristiwa tersebut.
