Bersama Komunitas Difabel, Lazismu Kota Magelang Meriahkan Perayaan Kemerdekaan
MAGELANG, ISR – Semangat kemerdekaan terasa berbeda di SLB Yayasan Pendidikan dan Penyantunan Luar Biasa (YPPLB) Kota Magelang. Ratusan siswa bersama orang tua mengikuti jalan sehat dalam suasana penuh keceriaan dan kebersamaan. Lazismu Kota Magelang turut hadir memberikan dukungan untuk memeriahkan kegiatan tersebut.
Sebanyak 230 siswa mengikuti jalan sehat dengan didampingi orang tua masing-masing. Para peserta berjalan bersama menyusuri lingkungan sekitar sekolah, menikmati suasana perayaan kemerdekaan yang berlangsung hangat dan penuh kegembiraan.
Bagi para siswa, kegiatan tersebut bukan sekadar agenda memperingati hari kemerdekaan. Momen itu menjadi kesempatan untuk berkumpul, bersosialisasi, dan menghabiskan waktu bersama orang tua dalam suasana yang menyenangkan.
Kehadiran Lazismu Kota Magelang juga menjadi bagian dari semangat kolaborasi bersama komunitas difabel di Kota Magelang. Dukungan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian terhadap kelompok difabel agar dapat terlibat secara aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.
Lazismu dan Komunitas Tuli Magelang Bersinergi
Amil Lazismu Kota Magelang, Andi Kurniawan, mengatakan dukungan terhadap kegiatan tersebut merupakan bagian dari program kerja Lazismu dalam pilar dakwah.
Salah satunya melalui dakwah komunitas yang dilakukan bersama teman-teman tuli di Magelang. Menurut Andi, Komunitas Tuli Magelang selama ini menjadi salah satu komunitas binaan Lazismu Kota Magelang.
“Komunitas Tuli Magelang merupakan binaan Lazismu Kota Magelang. Selama ini kami selalu bersinergi. Pada momentum kemerdekaan ini, kami berkolaborasi untuk memaknai kemerdekaan bersama teman-teman tuli Magelang,” ujar Andi.
Menurutnya, kemerdekaan memiliki makna yang luas. Tidak hanya terbebas dari penjajahan, tetapi juga memberikan ruang yang sama bagi setiap warga untuk berpartisipasi, berkarya, dan menikmati kehidupan sosial tanpa diskriminasi.
Sediakan Doorprize dan Ambulans
Selain memberikan dukungan terhadap kegiatan, Lazismu Kota Magelang turut menyediakan sejumlah doorprize bagi peserta.
Lazismu juga menyiagakan ambulans untuk mendukung kelancaran kegiatan. Kehadiran ambulans menjadi bagian dari upaya memberikan rasa aman selama ratusan peserta mengikuti jalan sehat.
Andi mengatakan keterlibatan Lazismu dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen Muhammadiyah untuk terus mendampingi komunitas difabel.
“Harapannya teman-teman difabel bisa mendapatkan kesempatan dan hak yang sama dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan,” katanya.
Ia menilai ruang interaksi seperti kegiatan jalan sehat dapat memberikan pengalaman positif bagi anak-anak sekaligus memperkuat hubungan mereka dengan keluarga dan lingkungan sekitar.
Kepala SLB YPPLB Apresiasi Dukungan Lazismu
Kepala SLB YPPLB Kota Magelang, Margo Slamet, menyampaikan apresiasi atas dukungan Lazismu Kota Magelang.
Menurutnya, dukungan tersebut ikut membuat perayaan kemerdekaan di lingkungan sekolah berlangsung lebih semarak. Para siswa pun dapat menikmati kegiatan bersama orang tua dengan suasana yang lebih meriah.
“Semoga Lazismu semakin berjaya dan terus memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya bagi mereka yang membutuhkan,” ungkap Margo.
Kegiatan tersebut menjadi pengingat bahwa semangat kemerdekaan dapat dirayakan oleh siapa saja. Di tengah keterbatasan yang dimiliki para siswa, keceriaan tetap tumbuh ketika mereka mendapat ruang untuk berkumpul, bergerak, dan menikmati momen bersama keluarga.
Melalui kolaborasi dengan komunitas difabel, Lazismu Kota Magelang menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan juga dapat diwujudkan melalui kepedulian, kesetaraan, dan kesempatan untuk terlibat dalam kehidupan masyarakat.
