Banjir Kembali Rendam Tlogosari Semarang Timur, Drainase Buruk Jadi Sorotan Warga
SEMARANG, ISR – Banjir kembali menggenangi kawasan Tlogosari, Kecamatan Semarang Timur, Kota Semarang, terutama di wilayah yang berada dekat rel kereta api. Peristiwa ini terjadi setelah hujan dengan intensitas cukup tinggi mengguyur Kota Semarang, menyebabkan air meluap dan merendam jalan serta permukiman warga.
Genangan air terlihat memenuhi akses jalan lingkungan dengan ketinggian mencapai 20 hingga 50 sentimeter. Kondisi tersebut membuat aktivitas warga terganggu dan arus lalu lintas melambat, khususnya pengendara sepeda motor yang harus ekstra waspada saat melintas di kawasan banjir Tlogosari Semarang Timur.
Salah seorang warga setempat, Muslih, mengatakan banjir di wilayah tersebut kerap berulang setiap musim hujan. “Setiap hujan agak lama, air pasti naik. Drainasenya kecil dan banyak yang tersumbat, jadi air tidak bisa mengalir dengan lancar,” ujar Muslih.
Menurut Muslih, letak permukiman yang berada dekat rel kereta api membuat aliran air semakin terhambat karena minimnya saluran pembuangan. Akibatnya, genangan air sering bertahan cukup lama sebelum akhirnya surut dengan sendirinya.
Warga berharap Pemerintah Kota Semarang segera melakukan penanganan serius dengan memperbaiki dan menormalisasi sistem drainase di kawasan Tlogosari Semarang Timur. “Kalau tidak segera dibenahi, banjir seperti ini akan terus terjadi dan merugikan masyarakat,” tambahnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari instansi terkait. Namun warga berharap persoalan banjir akibat drainase buruk ini segera mendapatkan perhatian agar tidak terus menjadi masalah tahunan.
