Bahaya! Tanggul Kali Bodri Patebon Rawan Jebol, Polisi Turun Tangan
KENDAL, ISR – Polsek Patebon bersama Pemerintah Desa Lanji memasang garis police line serta papan peringatan bertuliskan “Awas Bahaya” di sepanjang tanggul Kali Bodri, Dukuh Pilang, Desa Lanji, Kecamatan Patebon, Kabupaten Kendal, Senin (26/1/2026). Langkah ini dilakukan sebagai upaya preventif untuk mengamankan lokasi tanggul yang mengalami erosi dan dinilai rawan jebol akibat meningkatnya debit air sungai.
Dipimpin Kapolsek, Libatkan Unsur Desa dan Polres
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 10.00 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Patebon AKP Rozikin, S.H., M.H. Turut hadir Kasubsi Penmas Sie Humas Polres Kendal IPTU Deny Herawan, personel Polsek Patebon, Kepala Desa Lanji Zarkasi, Ketua BPD Desa Lanji Ali Rosidin, serta perangkat desa setempat.
Debit Air Naik Drastis, Warga Diminta Waspada
Kepala Desa Lanji, Zarkasi, mengungkapkan bahwa kondisi tanggul mulai mengalami longsor setelah debit air Kali Bodri meningkat hingga sekitar 250 sentimeter. Kenaikan tersebut dipicu hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah setempat selama sepekan terakhir.
“Debit air Kali Bodri naik hingga 250 sentimeter. Kami khawatir apabila terus meningkat, tanggul bisa jebol dan air meluap ke permukiman warga Desa Lanji, Donosari, Margosari, Tambakrejo, hingga Jambearum,” ujar Zarkasi.
Ia berharap Pemerintah Kabupaten Kendal melalui dinas terkait segera melakukan pengurukan dan penanganan darurat di titik tanggul yang mengalami longsor.
Polisi Pasang Police Line, Warga Diimbau Jauhi Tanggul
Sementara itu, Kapolsek Patebon AKP Rozikin menegaskan bahwa pemasangan police line dan papan peringatan merupakan langkah awal untuk meminimalisir risiko serta meningkatkan kewaspadaan masyarakat.
“Pemasangan police line dan papan peringatan ini bertujuan agar masyarakat tidak beraktivitas terlalu dekat dengan tanggul. Curah hujan masih tinggi dan debit air Kali Bodri kerap meningkat, sehingga potensi tanggul jebol harus kita antisipasi bersama sejak dini,” jelasnya.
Petugas Berikan Imbauan Langsung ke Masyarakat
Selain pemasangan tanda peringatan, petugas kepolisian juga memberikan imbauan secara langsung kepada warga agar rutin memantau kondisi sungai, mengikuti arahan petugas, serta mengutamakan keselamatan, terutama saat intensitas hujan tinggi.
